Peluang Investasi Pariwisata Kawasan Mandeh Kab.Pesisir Selatan

29 Mar 2012

Mandeh dengan luas lebih kurang 8.632 ha, merupakan sebuah kawasan wisata di Padang , Sumatera Barat yang dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional ( RIPPNAS), bersama Bunaken di Menado dan Biak di Papua, ditetapkan sebagai Pusat Pengembangan Wisata Bahari masing-masing untuk wilayah Indonesa bagian Barat, Tengah dan Timur

Pengembangan kawasan ini diprioritaskan untuk wisata bahari dengan keindahan daerah perbukitan, serta pantai , dan pulau-pulau kecil dengan kekayaan laut dan terumbu karangnya yang masih lestari. Kawasan ini sesuai Peta dari Jaringan Tpogografi AD skala 1:50.000, berada pada garis bujur 100′ 19′30′ sampai 100′ 26′ 30′ dan garis lintang -1′8′31′ sampai -1 16′ 43′ yang merupakan perpaduan wilayah darat, pantai, teluk dan laut, serta pulau-pulau kecil seperti Cubadak yang telah dikembangkan menjadi resort pariwisata bahari denganpasar eropa, australia, dan amerika. Sementara itu, beberapa pulau lain dalam kawasan ini seperti Baintangor, Marak, Cingkuak dan Sirandah yang tidak kalh cantiknya dibandingkan Pulau Cubadak, juga menunggu pengembangan yang beminat.

Kawasan Mandeh di Teluk Carocok Tarusan ini memberikan pesona keindahan yang sempurna sehingga diberikan julukan sebagai ‘ The Paradise of the South ‘. Pesona Kawasan mandeh yang dikeklilingi perbukitan yang hijau dan tepan pasir putih pantai yang landai serta airnya yang jernih, memberikan rasa nyaman bagi pengunjung.

Beberapa jalur transportasi dapat ditempuh menuju kawasan ini, antara lain dari pasar Tarusan, Sungai Tawar untuk jalur darat, atau pun menggunakan transportasi dapat ditempuh menuju kawasan ini, antara lain dari Pasar Tarusan, Sungai Tawar untuk jalur darat, ataupun menggunakan tarsnportasi laut dari pelabuhan-pelabuhan Teluk Bayur, Muara dan Bungus di kota Padang, menuju desa-desa Sungai pinang, Sungai Nyalo, dan Mandeh, maupun Carocok Tarusan. Didalam kawasan initelah dibangun jalan sepanjang 33 Km yang menghubungkan desa-desa Carocok Mandeh, Sungai Nyalo, dan Sungai Pinang, yang melewati perbukitan dan bibir pantai yang berpasir putih.

Kawasan yang telah ditetapkan sebagai daerah pengembangan pariwisata baik oleh Pemerintah Kab.Pesisir Selatan dan Prop.Sumbar, maupun Pemerintah Pusat ini, sangat mendambakan pengembangan oleh para investor untuk membangun berbagai fasilitas yang mendukung kegiatan-kegiatan kepariwisataan bahari.

Kawasan Mndeh yang dikelilingi oleh perbukitan dan tepian pantai yang indah dengan pulau-pulau disekitar teluk ini, memberikan kesempatan bagi investor untuk melakukan pengembangan menjadi kawasan dan pengembangan menjadi kawasan dan resort yang menjanjikan antara lain di :

  • Pulau Bintangor, Gadang 37 ha.
  • Pulau Marak, 256 ha.
  • Pulau Sironjong, 25 ha
  • Pulau Sirandah, 30 ha.
  • Pulau Pasumpahan, 33 ha
  • Pulau Aur Ketek, 97 ha
  • Pulau Cingkuak, 5 ha.
  • Pulau Garabak Gadang, 24 ha

Beberapa kegiatan yang telah dikembangkan di Kawasan Mandeh pada saat ini adalah :

  • Memancing(fishing)
  • Snorkling
  • Menyelam(diving)
  • Berkemah(camping)
  • Paralayang/Paramotor
  • Panjat Tebing(rock climbing)
  • Renang, brjemur(swimming and sunbean)
  • Buru babi(pig hunting)
  • Selancar angin(windsurfing ke Mentawai)
  • Lintas alam (cross country)
  • Sunset
  • Oversea tour
  • Overland tour
  • Ski air
  • Jet ski

Beberapa kegiatan yang dapat dikembangkan di Kawasan Mandeh untuk dijadikan resort dimungkinkan untuk :

  • Pembangunan hotel/cottage
  • Lapangan golf
  • Cable Car
  • Dunia bawah laut
  • Bungy Jumping
  • Sling shot
  • Boat racingRally mobil
  • Gantole

Re-publish by : http://padanghotel.blogspot.com/


TAGS padang hotel Kawasan Mandeh investasi pariwisata Kabupaten Pesisir hotel padang padang Selatan


-

Author

Follow Me